disebuah lorong panjang berwarna putih terdapat dua orang anak yang sedang berlari dengan tergesa-gesa.
Tap... tap...
"hah..., hah..."
Bruk...
"listy?."
"aku tidak apa-apa kak."
"apa kau yakin?."
"uhm..." sambil mengangguk.
"kalo gitu aku akan mengendongmu."
"maaf kak."
Tap... tap...
di lain terdapat seorang pria yang sedang mengawasi kedua anak itu dari monitor cctv sambil mengenggam telepon.
"tahan mereka jangan biarkan mereka kabur!."
"baik, pak!!." suara yang keluar dari telepon.
Kleek.... *suara meletakkan telepon.
"takkan kubiarkan mereka kabur dari sini."
Tap... tap...
"ITU MEREKA CEPAT KEJARRRR!!!...."
"sial, kamu tunggu disini ya." sambil tersenyum manis anak lelaki itu mulai berjalan 2 meter dari anak perempuan tersebut.
Szzzt....
Wuuuuussshhh.....
anak lelaki itu mengangkat tangannya kearah para petugas tersebut.
cahaya kecil yang berasal dari anti matter mulai muncul di sekitar anak laki tersebut dan anti matter tersebut mulai bersatu di sekitar telapak tangan anak tersebut.
Sis...
Sreeettt.....
Bruk...
Gubrakkk....
Sebuah anti-unit muncul dan menabrak anak perempuan tersebut hingga terpental ke dinding, anak lelaki tersebut dengan cepat menoleh kearah anak perempuan tersebut.
"A, A, A, AAAAAAAA!!!"
Wusshhh... angin kencang mulai datang dan berpusat pada anak lelaki tersebut, hingga menciptakan sebuah pusaran angin yang menutupi tubu anak lelakik tersebut.
disaat angin tersebut masih berputar cahaya kecil mulai bermunculan yang dimana cahaya tersebut adalah anti matter dan juga matter.
Duaarrrr......
Blup... blup...
Hasil dari tabrakan anti matter dan matter menyebabkan ledakan besar hingga sebuah pulau buatan didasar laut menghilang.